
Saat ini, lanyard tidak
hanya digunakan sebagai tali penggantung id card, namun sudah bertransformasi
menjadi bagian dari identitas visual sebuah perusahaan, komunitas, atau acara,
bahkan hingga pemakaian pribadi seperti lanyard untuk POD atau Vape. Maka tak
heran jika desain lanyard yang menarik dan sesuai branding menjadi kebutuhan
yang penting, baik untuk keperluan profesional maupun pribadi. Namun, muncul
pertanyaan yang cukup sering dicari di internet: Kalau mau bikin
desain lanyard, pakai aplikasi apa ya?
Pertanyaan ini wajar,
terutama bagi pemula yang ingin mencoba membuat desain lanyard sendiri tanpa
harus selalu bergantung pada jasa desain profesional, toh pasti kamu ingin
membuat desain sesuai selera tanpa harus menunggu antrian jasa desain. Di
artikel ini, kita akan membahas beberapa aplikasi desain yang paling sering
digunakan untuk membuat desain lanyard. Mulai dari yang sederhana seperti Canva,
yang bisa kamu akses di Smaphone hingga website dekstop, hingga software
profesional seperti CorelDRAW. Dengan mengenal kelebihan dan
kekurangan masing-masing aplikasi, kamu bisa menentukan mana yang paling cocok
untuk kebutuhan dan kemampuanmu.
1.
Canva
Solusi Praktis Era Modern untuk Desain
Canva adalah salah satu
aplikasi desain grafis berbasis web yang paling populer dan mudah digunakan
saat ini. Aplikasi ini sangat cocok bagi pemula yang ingin mencoba membuat
desain lanyard sendiri tanpa perlu menguasai software desain profesional
seperti CorelDRAW atau Adobe Illustrator. Canva bisa diakses langsung melalui
browser maupun aplikasi di smartphone, sehingga sangat fleksibel dan praktis
digunakan kapan saja.
Kelebihan Canva untuk
Desain Lanyard:
Salah satu daya tarik utama Canva adalah tampilannya yang sederhana dan intuitif. Kamu tidak perlu latar belakang desain grafis untuk bisa menggunakannya. Cukup pilih ukuran kanvas yang sesuai, tambahkan elemen grafis, teks,atau logo, dan desain pun bisa langsung jadi.
Canva menyediakan berbagai template desain yang bisa kamu modifikasi dengan mudah. Walaupun belum tersedia template khusus lanyard, kamu bisa menggunakan template kartu nama, ID card, atau spanduk sebagai dasar, lalu menyesuaikan ukuran dan layout-nya agar menyerupai bentuk lanyard.
Di Canva, kamu bisa memilih ikon, pola, bentuk, ilustrasi, hingga font yang sangat beragam. Bahkan untuk kebutuhan branding, kamu bisa mengunggah logo sendiri dan menyesuaikan warna desain agar sesuai dengan identitas visual perusahaan atau acara.
Jika kamu bekerja dalam
tim, Canva memungkinkan kamu untuk berbagi desain dengan rekan kerja secara
real-time. Fitur ini sangat berguna untuk revisi atau masukan dari klien
sebelum desain dicetak.
Cara Dasar Mendesain
Lanyard di Canva:
Catatan penting, meskipun Canva sangat memudahkan proses desain, kamu tetap perlu memperhatikan resolusi dan ukuran desain yang sesuai standar cetak. Karena jika asal unduh, bisa saja hasil cetaknya pecah atau blur. Pastikan untuk memilih ukuran desain dengan resolusi tinggi agar hasil akhir tetap maksimal.
2.
CorelDRAW
Pilihan Utama Profesional Desain Lanyard
CorelDRAW adalah software
desain berbasis vektor yang sudah lama menjadi andalan para desainer grafis dan
pelaku industri percetakan. Tidak seperti Canva yang berbasis template, CorelDRAW
memberi kebebasan penuh untuk membuat desain dari nol dengan tingkat presisi
tinggi. Aplikasi ini banyak digunakan oleh percetakan, konveksi, dan jasa
produksi lanyard karena hasil desainnya bisa langsung disesuaikan dengan
kebutuhan cetak profesional.
Kelebihan CorelDRAW untuk
Desain Lanyard :
Salah satu keunggulan utama CorelDRAW adalah kemampuannya dalam membuat desain vektor yang tidak akan pecah saat dicetak, berapa pun ukurannya. Ini sangat penting untuk lanyard, karena hasil cetak yang buram atau tidak tajam bisa merusak tampilan keseluruhan produk.
CorelDRAW memudahkan kamu mengatur setiap elemen desain secara detail, mulai dari ukuran font, garis, jarak antar objek, hingga posisi warna. Ini menjadikan hasil desain lanyard lebih rapi dan sesuai dengan standar produksi.
File hasil desain di
CorelDRAW bisa langsung disimpan dalam format .CDR, .PDF, atau .EPS, yang
merupakan format standar di dunia percetakan. Dengan begitu, kamu tidak perlu
lagi konversi format yang bisa menurunkan kualitas desain.
Banyak mesin cetak digital
atau sablon yang menggunakan desain dari CorelDRAW sebagai acuan utama. Hal ini
membuat proses produksi lebih cepat dan minim risiko kesalahan.
Hal yang Perlu di
Perhatikan Saat Mendesain Lanyard di CorelDRAW:
Catatan tambahan, karena
CorelDRAW merupakan software profesional, penggunaannya membutuhkan
pembelajaran khusus. Namun jika kamu bekerja di bidang desain grafis atau
industri percetakan, menguasai software ini akan sangat membantu dalam
menghasilkan desain lanyard yang berkualitas tinggi dan siap cetak.